JUDUL PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CAIR DAUN KOMBA KOMBA (Chromolaena odorata L
ABTRAKSI

Tanaman komba komba sangat kaya dengan kandungan zat-zat kimia diantaranya ialah senyawa alkaloid, flavonoid, glikosida, saponin dan triterpenoida/steroid. Selain itu manfaat dari tanaman komba komba ialah untuk pengobatan radang selaput lendir hidung, dekongestan, diare pada pederita diabetes, demam, rematik, anti-jamur, anti-bakteri serta dapat menjadi obat antidiabetes dan antikatarak. Berdasarkan potensi dan pemanfaatan daun komba komba dalam bidang medis secara empiris serta penelitian yang menunjukkan adanya antibakteri secara ilmiah, maka tanaman ini memiliki potensi untuk diolah lebih lanjut dalam bentuk sediaan sabun cair. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimental yaitu suatu penelitian dengan melakukan kegiatan percobaan untuk mengetahui pengaruh yang ada, sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu atau eksperimen dilakukandengan meneliti percobaan yang dilakukan terhadap uji variabel terikat, dengan menggunakan percobaan uji organoleptis, uji homogenitas, uji stabilitas busa dan uji pH. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah ekstrak daun komba komba (Chromolaena odorata L) dapat diformulasikan ke dalam sediaan sabun cair serta mengetahui konsentrasi manakah yang paling baik sehingga dapat menghasilkan sediaan sabun cair ekstrak etanol daun komba komba (Chromolaena odorata L) yang baik berdasarkan uji parameter yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun komba komba (Chromolaena odorata L) dapat diformulasikan sebagai sabun cair dan etelah dilakukan uji homogenitas, uji pH, uji stabilitas busa diketahui bahwasemua parameter yang diujikan memenuhi persyaratan untuk sabun cair yaitu sediaan seluruhnya homogen, pH sabun cair berturut turut memiliki pH 10, 11 dan11 dan memiliki stabilitas busa yang baik yakni mampu mempertahankan 60-70% volume busa selama 5 menit.

PENULIS apt. Dwi Larasati, M.Pharm.Sci.
TAHUN 2021
KATEGORI LAPORAN
LAMPIRAN
NAMA FILE NAVIGASI
Penelitian Dwi Larasati LIHAT
t