JUDUL HUBUNGAN BODY MASS INDEX DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI DUSUN NGABLAK DESA SITIMULYO PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA
ABTRAKSI

Hipertensi menjadi penyebab utama kematian dini di dunia yang tidak hanya menyerang
usia produktif tetapi juga menyerang lanjut usia. Hipertensi dikenal sebagai “The Silent
Killer” karena sering tanpa keluhan, kemudian mendapati penyakit penyulit atau
komplikasi yang muncul. Body Mass Index (BMI) sangat berpengaruh pada tekanan darah.
BMI tidak normal berpeluang mengalami hipertensi dua kali lebih besar dan memicu
terjadinya faktor risiko hipertensi lebih tinggi dibandingkan orang yang normal. Tujuan
penelitian ini mengetahui hubungan BMI dengan Kejadian Hipertensi Di Dusun Ngablak
Desa Sitimulyo Piyungan Bantul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian
observasional analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Pengambilan sampel
menggunakan teknik Accidental Sampling dengan 30 responden yang sesuai dengan
kriteria inklusi dan ekslusi. Alat ukur yang digunakan untuk pengambilan data BMI yaitu
timbangan berat badan dan alat pengukur tinggi badan (cm) dan alat ukur yang digunakan
untuk mengukur tekanan darah yaitu Stetoskop dan Sphygmomannometer. Pengukuran
meliputi tekanan darah sistolik dan diastolik, berat badan, dan tinggi badan. Data dianalisis
menggunakan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS ) 16.0. Hasil
penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi 0,044 ( p < 0,05 ), maka terdapat hubungan
yang signifikan antara BMI dengan Kejadian Hipertensi Di Dusun Ngablak Desa Sitimulyo
Piyungan Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci : Body Mass Index, Hipertensi

PENULIS NUR AINI M18010021
TAHUN 2022
KATEGORI SKRIPSI
LAMPIRAN
NAMA FILE NAVIGASI
t